jika hatimu masih terpatri dgn
dunia,
hendak dikemanakan duniamu itu?
mungkin kita berfikir terlalu lama,
nyatanya kita bak debu disapu angin
jika anganmu hanya didepan matamu
hendak dikemanakan pandanganmu?
Mungkin kau kira hanya berlalu
Nyatanya kau dibuai dan tertipu
Sulit memang melihat yang nyata di depan
mata
Memang sulit mempercayai mereka yang
masih di bui
Masih adakah iman dihati ini?
Masih ragukah kita dengan janji
ilahi?
Hal yang nampak didepan mata kita adalah dunia yang semenjak
kita buka mata sampai menutupnya kita masih saja bergeliamang dengan kesibukan
dunia hanya untuk mendapatkan materi. Bahkan terkadang kita enggan menutup mata
demi berlipatnya materi yang ingin kita capai.
Mempercayai mereka yang masih di bui adalah janji-janji
ilahi yang mungkin sebagian dari kita masih meragukan kebenarannya, karna janji
itu masih nanti dan nanti. Lain halnya dengan janji yang dijanjikan seorang bos
dengan bawahannya yang jelas-jelas didepan mata. Kita semua akan patuh dengan
atasan karna bonus menanti kita.
Lalu bagaimana dengan “bonus” Allah yang dijanjikan kepada
hamba Nya yang beriman dan bertakwa? Apakah kita sudah merengek-rengek
sebagaimana kita meminta kepada bos kita?
“Aku ingin masuk surga”, namun kau tempuh jalan menuju
neraka
“Aku ingin dosaku diampuni”, namun kau masih gemar
melakukannya
“Aku ingin menjadi orang baik”, namun kau masih berteman
dengan mereka

Tidak ada komentar:
Posting Komentar